19 November 2008

GARA-GARA SMS TULALIT, RUSAK RENCANA SEMUANYA

Sepulang dari arah Pamekasan, persis di sebelah tugu batas Kabupaten Sumenep di daerah Kaduara, Hendra dicegat sekelomok orang berseragam coklat, polantas. Mereka menanyakan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermoror (STNKB) kendaraan yang dia bawa. (Oya, mereka itu menyebutnya “STNK”, dan kami terbiasa memangkasnya jadi “STN” saja).“Baik, Pak, Terima kasih!”, kata Pak Pol itu seraya mengembalikan surat-surat begitu semua yang Hendra sodorkan lengkap (Bahkan, surat kreditnya aja lengkap dan dibawa kok. Untung tidak dikeluarkan, he…he…)


Di tengah perjalanan, kira-kira beberapa kilometer dari tempat operasi tadi digelar, Hendra berpapasan dengan kawannya, Zubair, yang rupanya hendak pergi ke arah Talang. Zubair tidak pakai helm. Dia tidak yakin hari ini ada polisi karena bukan hari Selasa/Sabtu (Pasaran Keppo). Sayangnya, Hendra tak sempat memanggil Zubair saat berpapasan karena dia melaju agak kencang. Hendra segera menepikan kendaraan dan mengeluarkan HP-nya lalu tit…tuut. tit..tuutut… Dia memencet keypad HP-nya untuk memanggil si Zubair.


Tulalit…


(Tulalit pertama sih tidak heran. Sebab, operator yang dia pakai ini kalau dibuat manggil selalu saja didahului dengan “Tulalit” sebagai tegur sapa, dan terkadang iklan tertulis “Network Busy/Jaringan Sibuk”. Kalau nelepon dan langsung nyambung,,, nah, ini yang baru layak untuk diherankan)


Tulalit…

Tulalit….


Karena gak bisa-bisa, akhirnya Hendra SMS saja. SMS biasanya langsung terkirim dan lebih mudah masuk meskipun mungkin tidak segera direspon si penerima. Ada polisi di Kaduara, kembali, ambil helmmu!” SMS terkirim, tapi pending (tunda)… Akhirnya, Hendra pun melanjutkan perjalanan.


Di Kaduara

Betul seperti diduga, Zubair kena tilang dengan dakwaan mengendarai sepeda motor tanpa membawa SIM dan tidak pakai helm. Persis ketika dia duduk bersama polisi di bawah payungan untuk menandatangani surat tilang, SMS-Hendra ternyata baru masuk.


Titit…. Titit….. (maklum, monofofofofonik)


Ada polisi di Kaduara, kembali, ambil helmmu!”

Dengan air muka tenang, Zubairi masih sempat membalas SMS itu begini:

“Oke, thanks Kawan. Nih aku lagi sama dia! Bye....”


Tidak ada komentar:

Entri Populer

Shohibu-kormeddaL

Foto saya

Saya adalah, antara lain: 6310i, R520m, Colt T-120, Bismania, Fairouz, Wadi As Shofi, Van Halen, Puisi, Hard Rock dll

Internet Sehat Blog Award

Internet Sehat

Pengikut

Label

666 (1) Abdul basith Abdus Shamad (1) adi putro (1) adsl (1) Agra Mas (1) air horn (1) akronim (1) Al-Husari (2) alih media (1) Alquran (1) Andes (1) Android (1) anekdot (1) aula asy-syarqawi (1) Bacrit (2) bahasa (3) Bambang Hertadi Mas (1) banter (1) Basa Madura (1) basabasi (1) becak. setiakawan (1) belanja ke toko tetangga (1) benci (1) bis (3) bismania (2) BlackBerry (1) blogger (2) bodong (1) bohong (2) Buang Air Besar (BAB) (1) buat mp3 (1) buku (2) buruk sangka (2) chatting (1) chemistry (1) Cicada (1) Colt T 120 (1) curhat (5) defensive driving behavior development (1) dering (1) desibel (2) diary (1) ecrane (1) etiket (16) fashion (1) feri (1) filem (1) gaya (1) ghasab (1) google (1) guru (2) hadrah (1) handphone (1) Hella (1) hemar air (1) ibadah (2) identitas (1) ikhlas (1) indihome (1) jalan raya milik bersama (1) jembatan madura (1) jembatan suramadu (2) jenis pekerjaan (3) jiplak (2) Jujur (3) Jujur Madura (1) jurnalistik (2) kansabuh (1) karcis (1) Karina (1) Karma (1) Kartun (1) kebiasaan (5) kehilangan (1) Kendaraan (2) keselamatan (1) khusyuk (1) kisah nyata (7) Kitahara (1) kites (1) klakson (1) klakson telolet (1) kode pos (2) kopdar (2) kopi (1) kormeddal (19) korupsi (2) kuliner (1) L2 Super (2) lainnya (2) laka lantas (1) lampu sein (1) layang-layang (1) lingkungan hidup (3) main-main (1) makanan (1) malam (1) mandor (1) Marco (1) masjid (1) Mazda (1) menanam pohon (1) mengeluh (1) menulis (1) mikropon (1) mitos (1) modifikasi (1) money politic (1) Murattal (1) napsu (1) narsis (1) ngaji (1) niat (1) Nokia (1) nostalgia (2) Orang Madura (1) Paimo (1) pangapora (1) paragraf induktif (1) parfum (1) partelon (1) pasar (1) pekerjaan idaman (1) pemilu (1) peminta-minta (1) pendidikan (1) pengecut (1) penonton (1) penyair (1) Perempuan Berkalung Sorban (1) perja (1) persahabatan (1) pertemanan (1) pidato (1) plagiasi (2) plastik (1) PLN (1) poligami (1) polisi (1) politik (1) polusi (1) polusi suara (2) ponsel (2) popok (1) popok ramah lingkungan (1) popok sekali pakai (1) preparation (1) profesional (1) PT Pos Indonesia (1) puasa (3) publikasi (1) puisi (2) pungli (1) Qiraah (1) ringtone (1) rokok (1) rumah sakit (1) salah itung (2) salah kode (3) sanad (1) sandal (1) sarwah (1) sastra (1) senter (1) sepeda (3) sertifikasi guru (1) sertifikasi guru. warung kopi (1) shalat (1) shalat dhuha (1) silaturrahmi (1) siyamang (1) SMS (1) sogok bodoh (1) sopir (1) sound system (1) sugesti (1) Sumber Kencono (1) suramadu (1) syaikhona Kholil (1) tamu (2) Tartil (1) TDL (1) teater (1) teknologi (2) telkomnet@instan (1) tepat waktu (1) teror (3) tertib lalu lintas (23) The Number of The Beast (1) tiru-meniru (1) TOA (2) tolelot (1) Tom and Jerry (2) tradisi Madura (3) ustad (1) workshop (1) Yahoo (1) Yamaha L2 Super (1)

Arsip Blog