11 Januari 2009

LAMPU BIS

Bagi Anda yang akan melakukan saro atau perjalanan malam hari (terutama dari arah Madura ke Jawa yang notabene akan naik AKAS), info ini mungkin bisa jadi bahan perenungan; sejenis payung sebelum hujan.

Di malam hari, saya sering melihat orang yang salah cegat bis. Dikira bis, eh, ternyata truk. Pemandangan ini saya lihat di partelon Prenduan. Keadaan seperti ini, pada malam hari, dapat disiasati dengan cara melihat ''lampu kota''-nya (karena kalau malam, pengawal partelon seperti Pak Ahmad yang suka membantu kita mencegat bis biasanya sudah undur diri/off air).

TRUK: lampu kotanya ada di tengah dan atas (bak)
BIS: lampu kotanya ada di atas dan tidak ada di tengah
TRUK: lampu kotanya cenderung warna-warni kayak lampu disko
BIS: lampu kotanya rata-rata satu warna (kuning) karena memang buat bis, bukan buat lampu disko

Lagi..(khusus Madura), perhatikan ciri-ciri ini.

AKAS ASRI: 6 lampu berwarna kuning berderet sejajar

AKAS NNR: 6 lampu berderet sejajar; 5 berwarna kuning, 1 (di bagian kanan atas) berwarna merah

MILA: 6 lampu berderet sejajar; 4 berwarna kuning, 2 (masing-masing di ujung kiri/kanan) berwarna hijau

AKAS IV (warna ABU-ABU; biasanya jurusan Muncar (via Situbondo) atau Bondowoso (via Arak-Arak): 6 lampu berwarna kuning, TETAPI TIDAK sejajar; 1 di ujung kiri, 4 di tengah, 1 lagi di ujung kanan

*) Lampu kota AKAS AG ([grup AKAS-II], PELITA MAS, dan AKAS I [yang tulisan AKAS-nya ditulis secara terpisah/tidak berangkai]) belum dapat diinformasikan.

DAMRI: posisi lampu kotanya mirip AKAS IV, hanya saja lampu bagian tengah berwarna biru

BIS MALAM (Karina, Pahala Kencana, Safari Dharma Raya, dll.): hampir semua bis malam hanya menggunakan 2 lampu kota di bagian atas dan berwarna kuning. Mereka irit strum karena trayeknya jauh.

TIPS: ini sekadar contoh. Jika Anda hendak ke Besuki (langsung gak pakai operan) pada malam hari, cegatlah bis yang memiliki ''6 lampu berwarna kuning, TETAPI TIDAK berderet sejajar; 1 di ujung kiri, 4 di tengah, 1 lagi di ujung kanan''.

"DILARANG MENGELUARKAN ANGGAUTA BADAN. HATI-HATI BARANG BAWAAN ANDA. BARANG HILANG ATAU RUSAK DITANGGUNG SENDIRI DAN JANGAN CARI GANTI NGEMBAT BARANG ORANG LAIN"


3 komentar:

M Mushthafa mengatakan...

sepertinya blog ini cabangnya bismania.com..

A. Dzaki Nuhaiz AS mengatakan...

Ternyata kecerdasan seseorang bukan hanya diukur dari ilmunya, tapi mengubah sesuatu yang biasa menjadi luar biasa. Siapa sangka lampu bis yang kelihatannya biasa saja menjadi sebuah petunjuk perjalanan kita

Anonim mengatakan...

Ah, Ra Faaizi jhet cerdas, Pak Dzaki... Seseorang tanpa kecerdasan setingkat J.R.R Tolkien (shahibu The Lord of The Rings) kayaknya ga akan bisa melihat keindahan di balik kata "Bagandan" (dari lagu Bang Haji: "Bagandan jangan bagandaan... toreroret!")
>someone@maidenland.com(pok)

Entri Populer

Shohibu-kormeddaL

Foto saya

Saya adalah, antara lain: 6310i, R520m, Colt T-120, Bismania, Fairouz, Wadi As Shofi, Van Halen, Puisi, Hard Rock dll

Internet Sehat Blog Award

Internet Sehat

Pengikut

Label

666 (1) Abdul basith Abdus Shamad (1) adi putro (1) adsl (1) Agra Mas (1) air horn (1) akronim (1) Al-Husari (2) alih media (1) Alquran (1) Andes (1) Android (1) anekdot (1) aula asy-syarqawi (1) Bacrit (2) bahasa (3) Bambang Hertadi Mas (1) banter (1) Basa Madura (1) basabasi (1) becak. setiakawan (1) belanja ke toko tetangga (1) benci (1) bis (3) bismania (2) BlackBerry (1) blogger (2) bodong (1) bohong (2) Buang Air Besar (BAB) (1) buat mp3 (1) buku (2) buruk sangka (2) chatting (1) chemistry (1) Cicada (1) Colt T 120 (1) curhat (5) defensive driving behavior development (1) dering (1) desibel (2) diary (1) ecrane (1) etiket (16) fashion (1) feri (1) filem (1) gaya (1) ghasab (1) google (1) guru (2) hadrah (1) handphone (1) Hella (1) hemar air (1) ibadah (2) identitas (1) ikhlas (1) indihome (1) jalan raya milik bersama (1) jembatan madura (1) jembatan suramadu (2) jenis pekerjaan (3) jiplak (2) Jujur (3) Jujur Madura (1) jurnalistik (2) kansabuh (1) karcis (1) Karina (1) Karma (1) Kartun (1) kebiasaan (5) kehilangan (1) Kendaraan (2) keselamatan (1) khusyuk (1) kisah nyata (7) Kitahara (1) kites (1) klakson (1) klakson telolet (1) kode pos (2) kopdar (2) kopi (1) kormeddal (19) korupsi (2) kuliner (1) L2 Super (2) lainnya (2) laka lantas (1) lampu sein (1) layang-layang (1) lingkungan hidup (3) main-main (1) makanan (1) malam (1) mandor (1) Marco (1) masjid (1) Mazda (1) menanam pohon (1) mengeluh (1) menulis (1) mikropon (1) mitos (1) modifikasi (1) money politic (1) Murattal (1) napsu (1) narsis (1) ngaji (1) niat (1) Nokia (1) nostalgia (2) Orang Madura (1) Paimo (1) pangapora (1) paragraf induktif (1) parfum (1) partelon (1) pasar (1) pekerjaan idaman (1) pemilu (1) peminta-minta (1) pendidikan (1) pengecut (1) penonton (1) penyair (1) Perempuan Berkalung Sorban (1) perja (1) persahabatan (1) pertemanan (1) pidato (1) plagiasi (2) plastik (1) PLN (1) poligami (1) polisi (1) politik (1) polusi (1) polusi suara (2) ponsel (2) popok (1) popok ramah lingkungan (1) popok sekali pakai (1) preparation (1) profesional (1) PT Pos Indonesia (1) puasa (3) publikasi (1) puisi (2) pungli (1) Qiraah (1) ringtone (1) rokok (1) rumah sakit (1) salah itung (2) salah kode (3) sanad (1) sandal (1) sarwah (1) sastra (1) senter (1) sepeda (3) sertifikasi guru (1) sertifikasi guru. warung kopi (1) shalat (1) shalat dhuha (1) silaturrahmi (1) siyamang (1) SMS (1) sogok bodoh (1) sopir (1) sound system (1) sugesti (1) Sumber Kencono (1) suramadu (1) syaikhona Kholil (1) tamu (2) Tartil (1) TDL (1) teater (1) teknologi (2) telkomnet@instan (1) tepat waktu (1) teror (3) tertib lalu lintas (23) The Number of The Beast (1) tiru-meniru (1) TOA (2) tolelot (1) Tom and Jerry (2) tradisi Madura (3) ustad (1) workshop (1) Yahoo (1) Yamaha L2 Super (1)

Arsip Blog