03 Mei 2009

Jambatan Madura

Apa hubungan akronim dan Jembatan Suramadu?

Hari Selasa, tanggal 1 April 2009, bagian tengah jembatan Suramadu telah tersambung. Masyarakat bersuka cita atas tersambungnya titik ini. Kelak, kita yang orang-orang dari Madura ini akan menyberangi selat Madura lebih cepat daripada naik tongkang.


Dulu, orang-orang menolak karena khawatir siapa yang berkepentingan dengan jembatan hasil duit pinjaman ini. Apakah pemerintah akan membangun Madura atau membangun (di) Madura? Masyarakat tidak siap, karena belum dipersiapkan. Apa lacur, jembatan sudah dibangun dan kini tinggal tunggu sirene peresmian dibunyikan!


SURAMADU: kira-kira yang dimaksud adalah akronim dari “Surabaya-Madura”.

Mengapa tidak diberi nama Jembatan Surabaya saja?

Mengapa tidak diberi nama Jembatan Madura saja?

Mengapa tidak diberi nama selain keduanya (mis. Jembatan Antarnusa) saja?


Mungkin, penamaan Suramadu merupakan efek dari tabiat kita yang gemar bikin akronim. (Bahkan ada singkatan di dalam akronim, seperti POLRI [pol=polisi, R.I.). Kosa kata memang harus bertambah/ditambah agar bahasa semakin “dewasa”. Soal teknologi kita sudah terlalu banyak mengadopsi dari Bahasa Inggris, yang lain dari bahasa Belanda, keagamaan dari bahasa Arab. Lambat laun, kegemaran menyingkat-nyingkat akan menjadi pabrik kosa kata kita yang tidak terlekaan diluar adopsi (mis. madrasah = madrasah), adaptasi (politic = politik), dan penerjemahan (mis. spare part = suku cadang). Kreativitas “sambung-menymbung menjadi menjadi satu” inilah yang melahirkan, antara lain, rudal (peluru kendali) dan pemilu (pemilihan umum) hingga tidak terasa lagi asal-usul singkatannya.


Pertanyaan tambahan: Surabaya nama Kota di pulan Jawa, Madura nama Pulau. Mengapa tidak diberi nama “Jawamadu” saja? Andai masih ada kesempatan mengusulkan nama, penamaan “Jembatan Madura” kedengarannya lebih gagah daripada “Suramadu” (seperti Penang Bridge atau Jembatan Penang). Tapi, iya, ya, kita kan sukanya yang simpel-simple. Tau ah..


Englitonengtakjih

aengnga agili, bhatona nengenneng, kata'n ngajih!


15 komentar:

partelon mengatakan...

Ada yang nama lebih gagah, Ra:
JEMBATAN BINARAGA, :)

M Mushthafa mengatakan...

Juga, kenapa bukan Madusura? Atau Madujawa? Mungkin takut dikira merk madu keluaran surabaya atau jawa ya..

Pangapora mengatakan...

SATAK MAKOM KARSA SAKSAR heraaaaaaaa!!! Huyuuuuu'.... RUDAAALLLLL....

ARTINYA = Saya tak mau komentar karna saya sakit sariyawan heraaaaaaaa!!! Huyuuuuu'.... Peluru Kendaaallllliiiii....

BegitOO!

pi gi a mengatakan...

Maklum! sampean kan memang panjang dan suka memanjangkan. buktinya T120 = titosdupolo

partelon mengatakan...

Ra-Faizi "panjang"? Sepakat banget!!! :-)

Dukun Sesat mengatakan...

Maaaanaaaaa tumbalnyaaaaa.... hik hik hik.....

Wazeen mengatakan...

so cool kak, kali ini....dua pol empolan ke atas *two thumbs up*

alfifadlan mengatakan...

jembatan nya kren y...
jdi kpengen ksna..
hohohohh....

Anonim mengatakan...

ya lah.... tunggu tanggal 10 juni

Airmengalir mengatakan...

contoh lain dari singkatan di dalam akronim adalah : SATUAN KAPAL ESKORTA (SATKOR)

ESKORTA = Eskader Nusantara
ESKADER = SQUADRON

Muhammad Qudsi mengatakan...

Ada lagi; KANCATELKECAKOT=Kantor Cabang Telkom Kecamatan Kota, BINGBANGCENGNO'=Tabing Ghurbang Koceng Nyono'.

Airmengalir mengatakan...

ada yang lebih menarik...

SUSU TANTE : Sumbangan Sukarela Tanpa Tekanan

RAMA EO mengatakan...

ternyata keh ... yg banyak memanfaatkan jembatan suramadu adalah mereka yg dulu menolak suramadu. Ta' Eddep .....

M. Faizi mengatakan...

@RAMA EO: Mungkin iya. Soalnya, sudah gak tahu, mana yang nolak dan mana yang setuju dan mana yang diam saja.
Tapi, saat Pak Darmaningtyas ke Guluk-Guluk 18 Nopember lalu, mungkin dia tetap menolak, karena ternyata dia tetap mimilih naik ferry.

12 Desember 2009 13:20

RAMA EO mengatakan...

iya mangkaddah keh (krn pengen bernostalgia) mon molenah lewat suramadu kan ?? cobak telpon tanyakan keh ??

Entri Populer

Shohibu-kormeddaL

Foto saya

Saya adalah, antara lain: 6310i, R520m, Colt T-120, Bismania, Fairouz, Wadi As Shofi, Van Halen, Puisi, Hard Rock dll

Pengikut

Label

666 (1) Abdul basith Abdus Shamad (1) adi putro (1) adsl (1) Agra Mas (1) air horn (1) akronim (1) Al-Husari (2) alih media (1) Alquran (1) amplop (1) Andes (1) Android (1) anekdot (3) aula asy-syarqawi (1) Bacrit (2) bahasa (5) baju baru (1) baju lebaran (1) Bambang Hertadi Mas (1) bani (1) banter (1) Basa Madura (1) basabasi (1) batuk (1) bau badan (1) bau ketiak (1) becak. setiakawan (1) belanja ke toko tetangga (1) benci (1) bis (3) bismania (2) BlackBerry (1) Blega (1) blogger (2) bodong (1) bohong (2) bolos (1) bonceng (1) bromhidrosis (1) Buang Air Besar (BAB) (1) buat mp3 (1) budaya (1) buku (2) buruk sangka (2) catatan ramadan (4) celoteh jalanan (1) ceramah (1) chatting (1) chemistry (1) cht (1) Cicada (1) Colt T 120 (1) corona virus (1) Covid 19 (1) cukai (1) curhat (5) defensive driving behavior development (1) dering (1) desibel (2) diary (1) durasi waktu (1) durno (1) ecrane (1) etiket (17) fashion (2) feri (1) fikih jalan raya (1) fikih lalu lintas (1) fiksi (2) filem (1) flu (1) gandol (1) gaya (1) ghasab (1) google (1) guru (2) guyon (1) hadrah (1) handphone (1) Hella (1) hemar air (1) Hiromi Sinya (1) humor (2) IAA (1) ibadah (2) identitas (1) ikhlas (1) indihome (1) inferior (1) jalan raya milik bersama (1) jamu (1) jembatan madura (1) jembatan suramadu (2) jenis pekerjaan (3) jiplak (2) jual beli suara (1) Jujur (3) Jujur Madura (1) jurnalisme (1) jurnalistik (3) KAI (1) kansabuh (1) Karamaian (1) karcis (1) Karina (1) Karma (1) Kartun (1) kebiasaan (5) kecelakaan (2) kehilangan (1) kenangan di pondok (1) Kendaraan (2) kereta api (1) keselamatan (1) khusyuk (1) kisah nyata (7) Kitahara (1) kites (1) klakson (1) klakson telolet (1) kode pos (2) kopdar (2) kopi (1) kormeddal (19) korupsi (2) KPK (1) kuliner (2) L2 Super (2) lainnya (2) laka lantas (1) lakalantas (1) lampu penerangan jalan (1) lampu sein (1) layang-layang (1) lingkungan hidup (3) main-main (1) makan (1) makanan (1) malam (1) mandor (1) Marco (1) masjid (1) Mazda (1) MC (1) menanam pohon (1) mengeluh (1) menulis (1) mikropon (1) mimesis (1) mirip Syahrini (1) mitos (1) modifikasi (1) money politic (1) Murattal (1) musik (1) nahas (1) napsu (1) narasumber (1) narsis (1) Natuna (1) ngaji (1) niat (1) Nokia (1) nostalgia (2) Orang Madura (1) Paimo (1) pandemi (1) pangapora (1) paragraf induktif (1) parfum (1) partelon (1) pasar (1) pekerjaan idaman (1) pemilu (1) peminta-minta (1) penata acara (1) pendidikan (1) pendidikan sebelum menikah (1) penerbit basabasi (1) pengecut (1) penonton (1) penyair (1) penyerobotan (1) Pepatri (1) perceraian (2) Perempuan Berkalung Sorban (1) perja (1) perjodohan (1) pernikahan (1) persahabatan (1) persiapan pernikahan (1) pertemanan (1) pidato (1) plagiasi (2) plastik (1) PLN (1) pola makan (1) poligami (1) polisi (1) politik (1) polusi (1) polusi suara (2) Pondok Pesantren Sidogiri (1) ponsel (2) popok (1) popok ramah lingkungan (1) popok sekali pakai (1) PP Nurul Jadid (1) preparation (1) profesional (1) PT Pos Indonesia (1) puasa (5) publikasi (1) puisi (2) pungli (1) Qiraah (1) rasa memiliki (1) rekaan (1) rempah (1) ringtone (1) rock (1) rokok (1) rokok durno (1) rumah sakit (1) Sakala (1) salah itung (2) salah kode (3) sanad (1) sandal (1) santri (1) sarwah (1) sastra (1) sekolah pranikah (1) senter (1) sepeda (3) sertifikasi guru (1) sertifikasi guru. warung kopi (1) shalat (1) shalat dhuha (1) silaturahmi (1) silaturrahmi (1) siyamang (1) SMS (1) sogok bodoh (1) sopir (1) soto (1) sound system (1) stereotip (1) stigma (1) stopwatch (1) sugesti (1) sulit dapat jodoh (1) Sumber Kencono (1) Sumenep (1) suramadu (1) syaikhona Kholil (1) syawalan (1) takhbib (1) taksa (1) tamu (2) Tartil (1) TDL (1) teater (1) teknologi (2) telkomnet@instan (1) tengka (1) tepat waktu (1) teror (3) tertib lalu lintas (28) The Number of The Beast (1) tiru-meniru (1) TOA (2) tolelot (1) Tom and Jerry (2) tradisi (1) tradisi Madura (4) transportasi (1) ustad (1) wabah (1) workshop (1) Yahoo (1) Yamaha L2 Super (1)

Arsip Blog