Layang-Layang Cangka

Sabtu, September 17, 2011





Setiap habis panen temabkau, biasanya tanah tegalan menjadfi lapang. Sisa-sisa batang pohon pun dicabut dan tanah keras pejal meranggas siap diinjak kaki-kaki penarik layang-layang. Inilah hiburan masyarakat sehabis panen.

Di malam hari, di desa saya, biasanya orang-orang mulai ramai bermain layang-layang berlampu. Layangan ini dipasangi lampu led dengan tenaga batere ataupun dinamo mini. Langit desa penuh lampu warna-warni.

Namun, layang-layang seperti ini tergolong baru. Sejak dulu, masyarakat desa biasanya mengampai layang-layang cangka (lajangan cangka), layang-layang yang besar. Layangan ini, untuk ukuran yang relatif besar, harus ditarik-ulur oleh dua orang sekeligus. Jarak penarik dengan layang-layang bisa mencapai 150-200 meter. Ia akan terbang tinggi jika telah mencapai angin balabad.


Labels: ,




4 komentar
  1. Edi Winarno 19 September 2011 22:22  

    Ya, saya pernah baca tentang tradisi layangan ini pada salah satu tulisan pak Dahlan Iskan. Konon, layang-layang berlampu itu menjadi masalah tersendiri bagi PLN, institusi yang sekarang dinakhodai pak Dahlan. Pasalnya, lajangan itu terbang nyaris semalaman. Bahkan sampai si empunya sudah tidur. Disaat si pemilik tidur, angin rupanya juga malas berhembus. Dampaknya, si lajangan menjadi menurun semangat terbangnya. Dampaknya (lagi) benang-benang lajangan itu menyentuh kabel-kabel milik PLN. Sentuhan kabel itulah yang menjadi masalah. Karena aliran listrik bisa 'trouble'.

  2. M. Faizi 20 September 2011 05:36  

    Iya, betu;. Orang sering kali mengampai layang-layang seperti ini dan ditinggal tidur, lalu diturunkan esok paginya.

  3. rampak naong 25 September 2011 10:10  

    jadi inget ketika masa kanak-kanak. kalau di rumah katanya langan yang bagus itu "lomuk"

  4. M. Faizi 3 November 2011 14:38  

    @Rampak naong: iya. betul itu. masih sama istilah ini jgua dipakai di sekitar tempat saya.

Entri Populer

Shohibu-kormeddaL

Foto Saya

Saya adalah, antara lain: 6310i, R520m, Colt T-120, Bismania, Fairouz, Wadi As Shofi, Van Halen, Puisi, Hard Rock dll

Bagikan di:

Internet Sehat Blog Award

Internet Sehat

Komentar Mutakhir

Pengikut

Label

666 (1) Abdul basith Abdus Shamad (1) adi putro (1) Agra Mas (1) akronim (1) Al-Husari (2) Alquran (1) audio mobil paling mahal (1) aula asy-syarqawi (1) Bacrit (2) bahasa (2) banter (1) becak. setiakawan (1) benci (1) bis (3) bismania (2) bodong (1) buku (1) buruk sangka (2) chatting (1) chemistry (1) Colt T 120 (1) curhat (1) dering (1) desibel (2) Dijual (1) ecrane (1) etiket (3) feri (1) filem (1) gaya (1) ghasab (1) google (1) guru (1) hadrah (1) handphone (1) ibadah (1) identitas (1) ikhlas (1) jembatan madura (1) jembatan suramadu (2) jenis pekerjaan (3) Jujur (3) Jujur Madura (1) kansabuh (1) karcis (1) Karina (1) Karma (1) Kartun (1) kebiasaan (3) kehilangan (1) Kendaraan (2) Kenwood DDX7032 (1) kisah nyata (6) kites (1) kopdar (2) kormeddal (14) korupsi (2) kuliner (1) L2 Super (2) lainnya (2) lampu sein (1) layang-layang (1) lingkungan hidup (2) main-main (1) malam (1) mandor (1) mantenan (1) Mazda (1) menanam pohon (1) mengeluh (1) mikropon (1) modifikasi (1) napsu (1) ngaji (1) niat (1) nostalgia (1) pangapora (1) paragraf induktif (1) parfum (1) partelon (1) pekerjaan idaman (1) peminta-minta (1) pengecut (1) penonton (1) Perempuan Berkalung Sorban (1) persahabatan (1) pertemanan (1) pidato (1) plastik (1) poligami (1) polisi (1) politik (1) polusi (1) ponsel (2) puasa (3) publikasi (1) puisi (1) pungli (1) Qiraah (1) ringtone (1) rokok (1) salah itung (2) salah kode (3) sandal (1) sarwah (1) senter (1) sertifikasi guru. warung kopi (1) shalat dhuha (1) silaturrahmi (1) siyamang (1) SMS (1) sogok bodoh (1) sopir (1) sound system (1) Sumber Kencono (1) suramadu (1) syaikhona Kholil (1) tamu (1) Tartil (1) teater (1) teknologi (2) tepat waktu (1) teror (3) tertib lalu lintas (15) The Number of The Beast (1) tiru-meniru (1) TOA (1) Tom and Jerry (2) tradisi Madura (1) Velfire (1) workshop (1) Yahoo (1) Yamaha L2 Super (1)

Arsip Blog