Pungli, "Yang Biasa"

Selasa, Oktober 11, 2011



Tanggal 29 September lalu, pagi sekali, saya menyetir kendaraan menuju Situbondo. Kami berangkat tengah malam dari Pamekasan, menjelagn pukul 2 dinihari. Mengapa? Rencana semula kami mau berangkat pukul 12 malam. Namun, karena saya kecapekan, maka pemumpang yang lain membiarkan saya tidur agar istirahat mengingat tujuan kami jauh sekali.

Karena tangki bensin sudah diisi penuh sebelumnya, saya tenang dalam mengemudikan kendaraan Aventura tahun 1993 ini. Maklum, tidak semua stasiun SPBU di Madura itu yang buka 24 jam. Hanya ada beberapa stasiun saja yang selalu siap sedia.

Kira-kira 100 menit kemudian, mobil sudah masuk Jalan Kenjeran, Surabaya, setelah melewati Suramadu. Tiba-tiba, seorang lelaki mengenakan jaket dan membawa pentungan yang berlampu merah itu, mengendarai sepeda motor Megapro, memberikan isyarat agar saya menepikan kendaraan.

“Kenapa?” terdengar suara dari belakang.
“Polisi,” jawab saya singkat sambil mengambil dompet STNKB-SIM dan membuka pintu.

“Selamat pagi!”
“Pagi,” kata saya sambil menyodorkan STNKB-SIM.

Sambil melihat ke arah lain—sungguh pemandangan ini disaksikan oleh semua penumpang saya—bapak berjaket itu berkata,
“Bukan, yang biasa.”

Beliau ini sama sekali tidak menyentuih STNKB dan SIM saya. Dia hanya memandang saya sekilas lalu membuang muka, “Yang biasa.” Ini pengamalan pertama. Saya baru menghadapi peristiwa seperti ini untuk ertama kali, tapi saya langsung mengerti apa yang dimaksud dengan “yang biasa” itu.


Sampai kami mau masuk kota Pasuruan lalu berhenti untuk menunaikan shalat Subuh di sebuah masjid di tepi jalan, pikiran saya tetap tidak tenang. Saya masih terus membayangkan nasib uang 10 ribu yang telah saya berikan tadi. Apakah uang itu akan ia belikan rokok, mie, kopi, atau yang lain? Semoga kami dan anak cucu ksami diselamatkan oleh Allah dari uang hasil pemberian orang yang tidak ikhlas, apalagi terpaksa.


Labels: , ,




6 komentar
  1. Ahmad Sahidah 12 Oktober 2011 09:32  

    Apakah Gus masih ingat nama yang bersangkutan, sebagaimana tertera pada sebelah atas saku?

  2. M. Faizi 3 November 2011 14:35  

    Maaf, saya baru membalas. saya tidak ingat nama itu. Sayang sekali saya tidak cermat.

  3. Jelly Gamat Gold G 9 November 2011 14:39  

    apakan itu namanya perampok??atau peminta-minta??

  4. M. Faizi 9 November 2011 16:52  

    @Jelly: Saya juga tidak menyangka mengalami kejadian seperti ini. Sebelumnya saya hanya mendengar cerita. Nah, tenyata saya mengalami kejadian ini sendiri.

  5. kuli Pelabuhan 14 November 2011 00:51  

    wah baru nemu blog yang sekeren ini.....

  6. M. Faizi 14 November 2011 05:59  

    carinya harus pake teleskop, ya, si dong ah :-D

Entri Populer

Shohibu-kormeddaL

Foto Saya

Saya adalah, antara lain: 6310i, R520m, Colt T-120, Bismania, Fairouz, Wadi As Shofi, Van Halen, Puisi, Hard Rock dll

Bagikan di:

Internet Sehat Blog Award

Internet Sehat

Komentar Mutakhir

Pengikut

Label

666 (1) Abdul basith Abdus Shamad (1) adi putro (1) Agra Mas (1) akronim (1) Al-Husari (2) Alquran (1) audio mobil paling mahal (1) aula asy-syarqawi (1) Bacrit (2) bahasa (2) banter (1) becak. setiakawan (1) benci (1) bis (3) bismania (2) bodong (1) buku (1) buruk sangka (2) chatting (1) chemistry (1) Colt T 120 (1) curhat (1) dering (1) desibel (2) Dijual (1) ecrane (1) etiket (4) feri (1) filem (1) gaya (1) ghasab (1) google (1) guru (1) hadrah (1) handphone (1) ibadah (2) identitas (1) ikhlas (1) jembatan madura (1) jembatan suramadu (2) jenis pekerjaan (3) Jujur (3) Jujur Madura (1) kansabuh (1) karcis (1) Karina (1) Karma (1) Kartun (1) kebiasaan (4) kehilangan (1) Kendaraan (2) Kenwood DDX7032 (1) kisah nyata (6) kites (1) kopdar (2) kormeddal (14) korupsi (2) kuliner (1) L2 Super (2) lainnya (2) lampu sein (1) layang-layang (1) lingkungan hidup (2) main-main (1) malam (1) mandor (1) mantenan (1) Mazda (1) menanam pohon (1) mengeluh (1) mikropon (1) modifikasi (1) napsu (1) ngaji (1) niat (1) nostalgia (1) pangapora (1) paragraf induktif (1) parfum (1) partelon (1) pekerjaan idaman (1) peminta-minta (1) pengecut (1) penonton (1) Perempuan Berkalung Sorban (1) persahabatan (1) pertemanan (1) pidato (1) plastik (1) poligami (1) polisi (1) politik (1) polusi (1) ponsel (2) puasa (3) publikasi (1) puisi (1) pungli (1) Qiraah (1) ringtone (1) rokok (1) salah itung (2) salah kode (3) sandal (1) sarwah (1) senter (1) sertifikasi guru. warung kopi (1) shalat dhuha (1) silaturrahmi (1) siyamang (1) SMS (1) sogok bodoh (1) sopir (1) sound system (1) Sumber Kencono (1) suramadu (1) syaikhona Kholil (1) tamu (1) Tartil (1) teater (1) teknologi (2) tepat waktu (1) teror (3) tertib lalu lintas (15) The Number of The Beast (1) tiru-meniru (1) TOA (1) Tom and Jerry (2) tradisi Madura (1) Velfire (1) workshop (1) Yahoo (1) Yamaha L2 Super (1)

Arsip Blog