Dilarang Parkir

Selasa, Desember 20, 2011


Saat saya hampir mematikan mesin untuk parkir di depan warung rujak itu, si penjual, seorang ibu-ibu, memberi isyarat saya dengan lambaian tangan. Saya paham, isyarat itu merupakan tanda bagi saya agar tidak memarkir kendaraan di depan kedainya, meskipun tidak ada plang “P coret" di sekitar sana. Namun, sebelum dia bicara lebih lanjut, saya mendahuluinya,

“Bu, rujak, satu.” Saya mengacungkan jari telunjuk.
“Bungkus?”
“Tidak, makan di sini.”

Si ibu menghilang dari pandangan, mengaduk kacang dan tentu mengupas mentimun setelah itu. Dia menunaikan tugas untuk satu pesanan rujak, untuk saya. Larangan parkir tidak berlaku lagi.


Labels:




1 komentar
  1. Ahmad Sahidah 27 Desember 2011 14:14  

    Saya kadang melakukan hal serupa. Karena ingin duduk di kursi yang teronggok di depan warung, saya membeli koran. Si pemilik tampak riang, lalu kami pun berbincang.

Entri Populer

Shohibu-kormeddaL

Foto Saya

Saya adalah, antara lain: 6310i, R520m, Colt T-120, Bismania, Fairouz, Wadi As Shofi, Van Halen, Puisi, Hard Rock dll

Bagikan di:

Internet Sehat Blog Award

Internet Sehat

Komentar Mutakhir

Pengikut

Label

666 (1) Abdul basith Abdus Shamad (1) adi putro (1) Agra Mas (1) akronim (1) Al-Husari (2) Alquran (1) audio mobil paling mahal (1) aula asy-syarqawi (1) Bacrit (2) bahasa (2) banter (1) becak. setiakawan (1) benci (1) bis (3) bismania (2) bodong (1) buku (1) buruk sangka (2) chatting (1) chemistry (1) Colt T 120 (1) curhat (1) dering (1) desibel (2) Dijual (1) ecrane (1) etiket (3) feri (1) filem (1) gaya (1) ghasab (1) google (1) guru (1) hadrah (1) handphone (1) ibadah (1) identitas (1) ikhlas (1) jembatan madura (1) jembatan suramadu (2) jenis pekerjaan (3) Jujur (3) Jujur Madura (1) kansabuh (1) karcis (1) Karina (1) Karma (1) Kartun (1) kebiasaan (3) kehilangan (1) Kendaraan (2) Kenwood DDX7032 (1) kisah nyata (6) kites (1) kopdar (2) kormeddal (14) korupsi (2) kuliner (1) L2 Super (2) lainnya (2) lampu sein (1) layang-layang (1) lingkungan hidup (2) main-main (1) malam (1) mandor (1) mantenan (1) Mazda (1) menanam pohon (1) mengeluh (1) mikropon (1) modifikasi (1) napsu (1) ngaji (1) niat (1) nostalgia (1) pangapora (1) paragraf induktif (1) parfum (1) partelon (1) pekerjaan idaman (1) peminta-minta (1) pengecut (1) penonton (1) Perempuan Berkalung Sorban (1) persahabatan (1) pertemanan (1) pidato (1) plastik (1) poligami (1) polisi (1) politik (1) polusi (1) ponsel (2) puasa (3) publikasi (1) puisi (1) pungli (1) Qiraah (1) ringtone (1) rokok (1) salah itung (2) salah kode (3) sandal (1) sarwah (1) senter (1) sertifikasi guru. warung kopi (1) shalat dhuha (1) silaturrahmi (1) siyamang (1) SMS (1) sogok bodoh (1) sopir (1) sound system (1) Sumber Kencono (1) suramadu (1) syaikhona Kholil (1) tamu (1) Tartil (1) teater (1) teknologi (2) tepat waktu (1) teror (3) tertib lalu lintas (15) The Number of The Beast (1) tiru-meniru (1) TOA (1) Tom and Jerry (2) tradisi Madura (1) Velfire (1) workshop (1) Yahoo (1) Yamaha L2 Super (1)

Arsip Blog