Angka, ternyata tidak sekadar angka. Milsanya, angka 7, 9, serta angka 13, mempunyai misteri dan rahasia tersendiri.
Dalam Al-Quran, angka tujuh (7) beserta turunannya (seperti 70) disebutkan berkali-kali. Penyebutan angka ini bahkan cenderung secara metaforis. Demikian pula kita mengenal orang hamil tujuh bulan, dendam tujuh turunan, pusing tujuh keliling (untuk ada obat puyer Bintang Tujuh). Banyak orang yang sangat menggemari angka ini, di antaranya adalah beberapa orang kiai masyhur yang saya kenal, serta juga James Bond. Angka tujuh dipesan untuk angka nomor polisi kendaraan pribadinya dan bahkan nomer ponselnya (Man Towan Partelon mungkin bis-a menjelaskan tentang Seventh Son of a Seventh Son).
Sementara angka 13, biasanya identik dengan angka sial. Misalnya, tak ada kamar hotel nomor 13. Lalu, ada pula film serial Friday The 13th atau “Jumat Ketigabelas”. Di sebuah majalah Intisari yang saya baca di perpusnya Man Towan Tastabun (yang lama tidak posting di blog), entah edisi berapa, saya pernah baca tentang kesialan angka 13 ini. Konon, ada orang iseng membentuk “Tim 13” yang didirikan pada tanggal 13 dan beranggotakan 13 orang untuk melacak misteri angka 13. dan. Akhirnya, sebelum membuat laporan/kesimpulan, tim ini bubar duluan.
Angka sembilan, juga turunannya, tak kalah seru. Sembilan adalah angka pemungkas dari keluarga bilangan. Biasanya, bayi lahir dalam usia 9 bulan di kandungan, Wali Songo ada sembilan, Asmaul Husna berjumlah 99, bahkan, konon, saya baca—“konon” kok saya baca? He..he..—jika ada 3 digit angka serupa (sama) dan kita kalikan pada angka sembilan, hasilnya sama dengan angka tersebut kali sembilan (plus menambahkan angka “99” di tengah-tengahnya). Yang jelas, variannya berkisar antara 1-8; 2-7, 3-6, 4-5…
Pusing dikit. Maklum, matematika merah!
Tapi, sabar! Ini, sudah mau nyampe…
Jumlah sembilan dari varian 1-8, 2-7, 3-6, 4-5, oleh sebagian orang mazhab “kyu-kyu”, biasanya dijadikan nomer polisi sebagai nomer keberuntungan … Bis Safari Dharma Raya (OBL), dulu yang saya tahu, menggunakan varian 27 pada plat nomornya, seperti AA-2772-xx, AA-7272-xx, dan seterusnya.
Sementara angka 666, disebut sebagai angkat setan, atau “The Number of The Beast” dalam bahasa Bibel-nya, dan sebagaimana dijadikan judul album oleh band heavy metal dari Inggris, Iron Maiden. Angka six-six-six ini rupanya sangat menakutkan. Ih, ngeri. Tapi, mengapa ada pula bis yang menggunakannya? Nah, itu yang saya tak tahu. Mungkin, inilah yang disebut dengan plesetan Si Ini Pangapora dengan “The Number of The Bus”


