25 Juni 2010
Bisa Beli Sepeda Motor, Tak Mampu Beli Bohlam
Saat gigi perseneling telah mentok, di jalan menurun rumah Bu' Ga, tiba-tiba lampu depan motor mati. Untunglah, tak jauh dari TKP, kulihat ada dua motor sedang diparkir di rumah Pak Zaini. Serta merta aku memanggil salam dan menyampaikan maksud keinginan.
"Biar Sampeyan saya antar," kata Wafiq, seorang remaja likuran tahun.
Sambil memutar sepeda motornya dari halaman ke jalan beraspal, aku berkata, "Sebetulnya aku mau ke Bataal. Tapi, mendadak lampu depan sepeda motorku mati. Malu aku jalan malam pakai sepeda motor mati lampu meskipun malam ini bulan bersinar terang.."
Wafiq tersenyum, hampir tertawa.
Ayunan starter diterjang. Yamaha Force One itupun menderum. Aku membonceng. Motor dijalankan. Tapi, ternyata, sepeda motor ini pun juga kacau. Lampu depan juga lampu belakangnya sama-sama tak menyala.
Dalam hati aku berkata, "kuat beli motor, kuat isi bensin, tapi tak mampu beli lampu.."
Terima kasih telah mengantarku dalam keadaan sport jantung, meskipun sebentar.
saran: sebaiknya juga baca yang ini
11 Juli 2009
Kendaraan Tempurku
Memilih barang, anggaplah itu gadget tertentu, haruslah disesuaikan setidaknya pada dua hal: tingakat kemanfaatan dan dana. Anggapalah kita menggunakan ponsel berteknologi tinggi tetapi hanya akan thok digunakan untuk menelpon dan SMS, uang kita akan lebih banyak terbuang, bukan? Demikian pula, napsunya membeli Mercy tetapi dan cukup sampai di Carry, ya, juga harus lihat dulu kanan-kiri.
Berdasarkan banyak pertimbangan, menyangkut
Keputusan ini saya ambil setelah saya menerima email cantik berikut ini:
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Alhamdulillah Jurnal Tahswirul Afkar edisi ke-27 telah terbit. Saudara sebagai salah satu penulisnya berhak mendapatkan honorarium dan jurnal sebagai bukti pemuatan. Oleh karena itu, kami mohon alamat rekening dan alamat rumah ke mana jurnal itu hendak dikirimkan. Terima kasih.
Wassalammu'alaikum Wr. Wb.
Hormat Kami,
Redaksi
Nah, itu dia, honor-nya bisa buat tumapakan… untuk pertama kali, terhitung sejak tanggal 1 Juli 2009, saya punya sepeda bermesin setelah bertahun-tahun cuma andai-andainya saja. Saya memang tidak punya target untuk membeli Kawasaki Ninja 4 tak. Alhamdulillah… Terima kasih Tashwir… ini bukan sepeda Durno, lho, Wiiir !!!
