19 Mei 2015

Mengubah Kaset Pita Menjadi MP3

Sebelum YouTube bisa diakses dengan baik lantaran kecepatan internet hanya 33-41 kbps di jaringan ‘telkomnet instan’, tidak sembarang lagu mudah didapat. Saya ingin memiliki memutar banyak lagu lewat komputer, sayangnya kebanyakan lagu masih dalam bentuk  pita kaset (file mp3 pertama yang tahu adalah album Cross Road-nya Bon Jovi di tahun 1996), sementara tape pemutarnya sudah pada rusak.

Maka, yang saya lakukan adalah memutar lagu yang masih tersimpan dalam kaset. Maka, yang dilakukan adalah mencari pinjaman tape recorder, merekamnya, dan menyimpannya dalam bentuk file audio, mp3 misalnya.

September tahun 2000, saya punya PC IBM 166 dengan soundcard Yamaha. Dari komputer ini saya kemudian mencoba merekam beberapa lagu dari pita kaset. Lagu yang pertama saya rekam adalah lagunya Amr Diab, “Habibi ya Nuril ‘Ain”. Konon, ia adalah lagu Arab pertama yang bisa nyelonong masuk dan nangkring di Top 40 Billboard Amerika. Menggunakan tape dan direkam dengan “Y-Station”, sebuah perangkat lunak yang merupakan bagian dari soundcard tersebut. Sayangnya, cara ini benar-benar manual. Lagu yang sudah direkam tidak dapat diedit lagi, padahal hardisk komputer saya kala itu hanyalah 2,1 Gb dengan RAM 32.

Seorang sahabat, Abidah el-Khalieqy, yang kebetulan sangat menyukai Mayadah el Hennawi yang kebetulan saya miliki kasetnya, nekat meminjam kaset saya lantas merekam pita kaset tersebut ke sebuah studio di Jogja, Silver, di Papringan dengan ongkos 50.000. Betapa mahalnya, uang segitu banyak (zaman segitu, lho) hanya dapat 1 album kaset. Jika tak salah ingat, itu terjadi tahun 2001.

Tahun 2006, setelah saya punya komputer IBM IntelliStation 450 Mhz (pentium III) dengan hardisk 40 Gb, serta mulai kenal perangkat lunak Cool Edit (belakangan dibeli Adiobe dan jadi Adobe Audition), mulailah saya merekam kaset-kaset saya, terutama kaset yang berisi lagu dan sekiranya susah ditemukan di web atau di hardisk teman. Tentu, cara ini sangat melelahkan karena kerja yang lambat sebab RAM komputer hanya 384 (256 + 128).

Berikut adalah cara yang saya gunakan untuk merekam pita kaset itu:
1.      siapkan tape (pemutar pita kaset)
2.      pastikan head/kop tape tersebut sudah bersih (sebab jika lama tidak digunakan ada kemungkinan berjamur; dapat Anda bersihkan dengan alkohol atau cairan pembersih CD/DVD-ROM),
3.      siapkan kabel (ujung yang satu masuk ke line-out di tape tersebut [umumnya jack RCA yang berwatna merah-putih-kuning] dan ujung yang satu dicolokkan ke line-in komputer dan biasanya pakai jack ukuran 3,5)
4.      buka Cool Edit atau Adobe Audition, buka tab “New”
5.      mulai merekam
6.      simpan sebagai *wav ataupun mp3
7.      selesai


Setelah menjadi sebentuk file, pastikan ada bagian ‘senyap’ pada awal dan akhir lagu. Saya menggunakan 1 detik senyap sebelum mulai dan 2 detik sebelum senyap berakhir. Atau, Anda bisa menggunakan ‘fade in’ dan ‘fade out’ untuk menggantikan suara senyap itu (klik tab Favorite). Yang juga perlu diperhatikan, jika Anda punya hardisk berkapasitas besar, simpan saja file dalam bentuk ‘wav’ sehingga pada suatu saat Anda bisa membuatnya menjadi mp3 atau file yang lebih jernih lagi, seperti *FLAC dll. Jika Anda terlanjur menyimpan dalam bentuk mp3, Anda sudah tidak dapat mengembalikan file itu kepada kualitas yang 'asli' (seperti kaset) karena mp3 merupakan file yang sudah dikompres/dimampatkan. Demikian juga, standar bitrate mp3 itu 128, tapi untuk yang lebih bagus tentu kita dapat pilih untuk menggunakan bitrate 192 atau 256. selamat mencoba.

SEKADAR BERBAGI PENGALAMAN, di antara file mp3 yang pernah saya buat dan paling populer dalam penyebarannya adalah file pengajian murattal Syaikh Mahmud Khalil Al-Husari yang saya tayangkan di blog.  Ternyata, hingga artikel ini ditulis (hari ini, 19 Mei 2015) pos tersebut sudah dilihat 53.021 kali.
Saya beranggapan, semula banyak orang yang menginginkan file audio murattal yang sangat masyhur di Nusantara ini namun belum ada filenya. Atas dasar itu, lantas saya alihmediakan, dari kaset ke mp3. Sekarang, barangkali sudah banyak yang juga melakukan seperti yang saya lakukan atas murattal tersebut. Akan tetapi, saya masih tahu dan titen, apabila Anda punya file murattal Surah Al-Hujurat tersebut, manakah file yang saya buat dan mana pula yang lain. Bila file mp3 yang saya buat itu diputar, perhatikan pada detik ke 24-25, apabila terdengar 'nggeleyor' (suara yang ditimbulkan oleh pita kaset yang kusut) selama 3 detik, maka itulah file yang saya alih-mediakan karena ketika itu, kaset rekaman Lokananta yang saya gunakan tersebut memang ada bagian kusutnya.
 

Tidak ada komentar:

Entri Populer

Shohibu-kormeddaL

Foto saya

Saya adalah, antara lain: 6310i, R520m, Colt T-120, Bismania, Fairouz, Wadi As Shofi, Van Halen, Puisi, Hard Rock dll

Pengikut

Label

666 (1) Abdul basith Abdus Shamad (1) adi putro (1) adsl (1) Agra Mas (1) air horn (1) akronim (1) Al-Husari (2) alih media (1) Alquran (1) amplop (1) Andes (1) Android (1) anekdot (3) aula asy-syarqawi (1) Bacrit (2) bahasa (5) baju baru (1) baju lebaran (1) Bambang Hertadi Mas (1) bani (1) banter (1) Basa Madura (1) basabasi (1) batuk (1) bau badan (1) bau ketiak (1) becak. setiakawan (1) belanja ke toko tetangga (1) benci (1) bis (3) bismania (2) BlackBerry (1) Blega (1) blogger (2) bodong (1) bohong (2) bolos (1) bonceng (1) bromhidrosis (1) Buang Air Besar (BAB) (1) buat mp3 (1) budaya (1) buku (2) buruk sangka (2) catatan ramadan (4) celoteh jalanan (1) ceramah (1) chatting (1) chemistry (1) cht (1) Cicada (1) Colt T 120 (1) corona virus (1) Covid 19 (1) cukai (1) curhat (5) defensive driving behavior development (1) dering (1) desibel (2) diary (1) durasi waktu (1) durno (1) ecrane (1) etiket (17) fashion (2) feri (1) fikih jalan raya (1) fikih lalu lintas (1) fiksi (2) filem (1) flu (1) gandol (1) gaya (1) ghasab (1) google (1) guru (2) guyon (1) hadrah (1) handphone (1) Hella (1) hemar air (1) Hiromi Sinya (1) humor (2) IAA (1) ibadah (2) identitas (1) ikhlas (1) indihome (1) inferior (1) jalan raya milik bersama (1) jamu (1) jembatan madura (1) jembatan suramadu (2) jenis pekerjaan (3) jiplak (2) jual beli suara (1) Jujur (3) Jujur Madura (1) jurnalisme (1) jurnalistik (3) KAI (1) kansabuh (1) Karamaian (1) karcis (1) Karina (1) Karma (1) Kartun (1) kebiasaan (5) kecelakaan (2) kehilangan (1) kenangan di pondok (1) Kendaraan (2) kereta api (1) keselamatan (1) khusyuk (1) kisah nyata (7) Kitahara (1) kites (1) klakson (1) klakson telolet (1) kode pos (2) kopdar (2) kopi (1) kormeddal (19) korupsi (2) KPK (1) kuliner (2) L2 Super (2) lainnya (2) laka lantas (1) lakalantas (1) lampu penerangan jalan (1) lampu sein (1) layang-layang (1) lingkungan hidup (3) main-main (1) makan (1) makanan (1) malam (1) mandor (1) Marco (1) masjid (1) Mazda (1) MC (1) menanam pohon (1) mengeluh (1) menulis (1) mikropon (1) mimesis (1) mirip Syahrini (1) mitos (1) modifikasi (1) money politic (1) Murattal (1) musik (1) nahas (1) napsu (1) narasumber (1) narsis (1) Natuna (1) ngaji (1) niat (1) Nokia (1) nostalgia (2) Orang Madura (1) Paimo (1) pandemi (1) pangapora (1) paragraf induktif (1) parfum (1) partelon (1) pasar (1) pekerjaan idaman (1) pemilu (1) peminta-minta (1) penata acara (1) pendidikan (1) pendidikan sebelum menikah (1) penerbit basabasi (1) pengecut (1) penonton (1) penyair (1) penyerobotan (1) Pepatri (1) perceraian (2) Perempuan Berkalung Sorban (1) perja (1) perjodohan (1) pernikahan (1) persahabatan (1) persiapan pernikahan (1) pertemanan (1) pidato (1) plagiasi (2) plastik (1) PLN (1) pola makan (1) poligami (1) polisi (1) politik (1) polusi (1) polusi suara (2) Pondok Pesantren Sidogiri (1) ponsel (2) popok (1) popok ramah lingkungan (1) popok sekali pakai (1) PP Nurul Jadid (1) preparation (1) profesional (1) PT Pos Indonesia (1) puasa (5) publikasi (1) puisi (2) pungli (1) Qiraah (1) rasa memiliki (1) rekaan (1) rempah (1) ringtone (1) rock (1) rokok (1) rokok durno (1) rumah sakit (1) Sakala (1) salah itung (2) salah kode (3) sanad (1) sandal (1) santri (1) sarwah (1) sastra (1) sekolah pranikah (1) senter (1) sepeda (3) sertifikasi guru (1) sertifikasi guru. warung kopi (1) shalat (1) shalat dhuha (1) silaturahmi (1) silaturrahmi (1) siyamang (1) SMS (1) sogok bodoh (1) sopir (1) soto (1) sound system (1) stereotip (1) stigma (1) stopwatch (1) sugesti (1) sulit dapat jodoh (1) Sumber Kencono (1) Sumenep (1) suramadu (1) syaikhona Kholil (1) syawalan (1) takhbib (1) taksa (1) tamu (2) Tartil (1) TDL (1) teater (1) teknologi (2) telkomnet@instan (1) tengka (1) tepat waktu (1) teror (3) tertib lalu lintas (28) The Number of The Beast (1) tiru-meniru (1) TOA (2) tolelot (1) Tom and Jerry (2) tradisi (1) tradisi Madura (4) transportasi (1) ustad (1) wabah (1) workshop (1) Yahoo (1) Yamaha L2 Super (1)

Arsip Blog